Sunday, November 19, 2017

KAPOLRI : Muhammadiyah Adalah Perekat Bangsa

Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., menghadiri Milad Muhammadiyah yang ke 105 Tahun. Milad Muhammadiyah yang bertemakan "Muhammadiyah Merekat Kebersamaan" ini digelar di Pagelaran Kraton Yogyakarta, Jumat Malam (17/11/2017).


Hadir dalam Resepsi Milad Muhammadiyah ke 105 ini antara lain Mendagri Ir. H. Tjahjo Kumolo, Kasum TNI Laksdya Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A., Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua PP Muhammadiyah Dr. Haedar Natsir, M.Si.,  Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si, Kapolda DIY Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si, serta pengurus Muhammadiyah dari berbagai daerah.


Resepsi Milad Muhammadiyah ke 105 ini juga memberikan Penganugerahan Muhammadiyah Award kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X, Prof. Mitsuo Nakamura, Ph.D (Guru Besar Emeretus Universitas Iciba Jepang), Alm Ahmad Roemani (tokoh NU Jawa Tengah, yang mewakafkan hartanya untuk perjuangan Muhammadiyah di Kota Semarang) dan selanjutnya diterima oleh Dr. Sri Mulyani, Sp.A., M.S (Cucu Alm Ahmad Roemani).


Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir, M.Si., mengatakan Milad Muhammadiyah ke 105 tahun ini  merupakan represi syukur kepada Allah SWT. Dia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dari sejak awal Muhammadiyah berdiri.


"Kami ingin meraih Ridho dan anugerah Allah SWT agar nikmat-Nya selalu bertambah, untuk Muhammadiyah dan untuk seluruh umat bangsa ini. Penghargaan itu (Muhammadiyah Award) merupakan bentuk rasa syukur kami. Meski tidak sebanding dengan kiprah beliau beliau yang telah memberikan sumbangsihnya kepada muhammadiyah. Semoga Allah SWT memberikan pahala yang berlipat ganda," ujarnya dalam sambutan.


Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D mengatakan bahwa peran Muhammadiyah penting dalam rangka menegakkan bangsa. Karena Muhammadiyah bukan sekedar Ormas Islam yang terbesar, tetapi juga pendiri bangsa Indonesia. Dia berharap, Muhammadiyah tentunya sebagai pendiri bangsa ini memiliki kewajiban moral untuk menjaga Bangsa ini tetap berdiri tegak.


"Saya mengapresiasi pandangan visioner dari pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan. 105 tahun yang lalu, dimana fokusnya kepada 3 hal, Pendidikan, kesehatan, dan bidang sosial. Karena 3 hal ini sangat dekat dengan ekonomi. Ekonomi hanya bisa bangkit jika memiliki pendidikan yang tinggi," kata Kapolri.


"Pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, fokus kepada sumberdaya manusia. Itu fokus yang dipikirkan beliau, 105 tahun yang lalu. Dan sekarang, Indonesia bisa survive 72 tahun, dan Muhammadiyah juga punya prestasi sendiri. Yaitu survive selama 105 tahun. Kenapa Muhammadiyah bisa survive, karena bisa diterima semua lapisan masyarakat," sambungnya diiri tepuk tangan yang meriah.


Dalam Resepsi Milad Muhammadiyah ke 105 tahun ini juga turut dimeriahkan oleh penampilan beberapa artis ibukota. Antara lain Putri Ayu, Michael Jakarilimena (Maikel Idol), Rita sukotjo (putri Sundari Sukotjo) dan penampilan dari Dwiki Dharmawan Orchestra.


No comments:

Post a Comment

Pembukaan Pameran Seni Kriya 2018

Kapolda D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si menghadiri pembukaan Pameran Seni Kriya 2018 "Jogja Fashion and Craft"...