Kapolda D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si menghadiri pembukaan Pameran Seni Kriya 2018 "Jogja Fashion and Craft" di Atrium Hartono Mall, Kamis (8/3/2018). Pameran yang akan berlangsung selama 4 (empat) hari kedepan mulai kamis hari ini sampai minggu (8 s/d 11) maret 2018 ini menjual beragam kerajinan dan produk yang dijual secara langsung oleh pengrajin.
Pameran yang dibuka langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ini menghadirkan 74 peserta dan stand yang terdiri dari 45 perajin Fashion dan 29 perajin tangan. Pameran ini dimaksudkan untuk
menjembatani langsung dari pembuat kerajinan lokal langsung kepada pembeli yang difokuskan pembeli dari luar negeri tanpa melalui distributor / perantara.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya sekaligus membuka pameran Seni Kriya 2018 berharap agar barang barang yang dipamerkan hendaknya dapat mengembangkan daya serap pasar dan daya beli konsumen. Meskipun barang kriya bukan kebutuhan primer, dengan adanya pameran ini diharapkan mendongkrak potensi jual beli antar perajin dengan pembeli luar negeri.
"Agar pasar tidak jenuh, barang barang (produk kerajinan) agar dirotasi (membuat produk dan desain baru). Sehingga kreatifitas para desainer dipaksa oleh dinamika pasar yang menuntut sesuatu yang baru," ujar Gubernur DIY.
"Yogyakarta sudah lama memiliki branding tentang produk produknya yang bermutu. Branding itu ada sebelum penjualan dan pemasaran. Tanpa brand yang kuat (maka) pemasaran tidak efektif," sambung Gubernur.
Pembukaan pameran Seni Kriya 2018 ini diawali dengan pemukulan Bendhe (Sejenis Gong) oleh Gubernur DIY. Dilanjutkan pemotongan pita sebagai simbol dibukanya Stand pameran dan sekaligus meninjau produk produk hasil kerajinan tangan. Serta dihadiri antara lain Kasrem 072 Pamungkas Kolonel Inf. Ida Bagus, Kajati DIY Sri Harijati, serta tamu undangan yang berkisar 100 orang.
Thursday, March 8, 2018
Pembukaan Pameran Seni Kriya 2018
Dialog Interaktif ADITV
Hari ke 4 pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2018, Polda DIY bekerjasama dengan Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) menggelar Dialog Interaktif di Stasiun Televisi ADI TV, kamis sore (8/3/2018). Dialog interaktif yang dipandu oleh Sdri. Eka Annisa menghadirkan Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Ditlantas Polda DIY AKBP Sulasmi, S.H., dan peneliti Pustral UGM Lilik Wachid Budi Susilo, ST., M.T.
Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda DIY AKBP Sulasmi, S.H., mengatakan dalam rangka operasi Keselamatan Progo 2018 ini Jajaran Polda DIY dengan di backup dari TNI, Dishub, Jasa Raharja dan Satpol PP melaksanaka operasi terpusat selama 21 hari. Dari tgl 5 s/d 25 Maret 2018.
"Tetapi, sebelum pelaksanaan operasi, kita juga sudah lakukan sosialisasi melalui media cetak maupun elektronik. Operasi Keselamatan Progo 2018 Ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap atura lalu lintas sehingga dapat menekan angka fatalitas dan kecelakaan di jalan," terangnya.
Menurut AKBP Sulasmi, ada beberapa faktor kecelakaan lalulintas yang sering terjadi salah satunya faktor hujan. "Kalau pengendara bermotor (ketika saat hujan) jangan berteduh di bawah pohon karena nanti ditakutkan tertimpa pohon. Nah inilah yang salah satunya kita sosialisasikan," sambungnya.
Selain itu, menurut AKBP Sulasmi, pendidikan tentang keselamatan harus ditanamkan sejak dini melalui program yang dicetus Ditlantas yaitu Bermain Bersama Polantas (BBP).
"Selain itu pula, mohon kepada pengguna jalan agar berhati hati dan mematuhi rambu rambu saat berkendara. Kemudian pastikan kendaraan tersebut layak jalan. Dan juga jangan gunakan alat komunikasi waktu berkendara," harapnya.
Sementara itu, Peneliti Pustral UGM Lilik Wachid Budi Susilo, ST., M.T., mengatakan bahwa Operasi Keselamatan Ini adalah wujud dari komitmen pihak Kepolisian dalam menekan angka pelanggaran yang mengarah ke kecelakaan. Selain itu pula, faktor Pendidikan keluarga juga penting. Jangan hanya mengandalkan Kepolisian saja dalam memberikan pendidikan berlalu lintas.
"Kita harus membuat budaya (tertib berlalulintas) dan ditanamkan dari usia muda. Dan (pemahaman) tentang etika berlalu lintas. Salah satunya dalam permohonan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Misalkan pemohon tersebut secara mental terlalu agresif dan emosional. Nah ini yang harus kita dorong regulasinya," sambungnya.
"Bagaimana orang turun ke jalan itu bukan hak. Tapi itu kewajiban jika terjadi sesuatu dijalan maka dia harus bertanggung jawab terhadap kondisi atau peristiwa yang terjadi," paparnya.
Wednesday, December 6, 2017
Polda DIY peduli bencana
Bencana Banjir dan tanah longsor akibat hujan yang mengguyur D.I.Yogyakarta beberapa waktu lalu mengundang simpati dari Jajaran Polda DIY. Tak terkecuali regu 4 Patroli Gabungan Cipta Kondisi Polda DIY. Disela sela melaksanakan Patroli, tim ini turut memberikan bantuan alat kebersihan berupa Puluhan Sapu dan pel kepada warga terdampak bencana yang mengungsi di Kelurahan Kebonagung Imogiri Bantul, jumat (1/12/2017).
.
Bantuan yang diserahkan kepada Kepala Bagian Kesejahteraan Kelurahan Kebonagung Bpk Aris ini disambut dengan gembira dan senang terutama bagi pengungsi yang rumahnya terkena banjir.
.
Bpk Aris mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada Jajaran Polda DIY khususnya regu 4 Patroli cipkon yang telah membantu pihaknya untuk memfasilitasi perlengkapan kebersihan yang sampai saat ini dibutuhkan alat alat yang banyak.
.
AKBP Sigit Hariyadi, S.I.K selaku Wakatim Regu 4 mengatakan bahwa alat alat yang diberikan ini agar jangan dilihat dari nilainya, tetapi manfaat dan kebutuhan saat ini. Menurutnya dengan bantuan perlengkapan ini yang sampai sekarang masih kurang dapat terbantu dengan bantuan timnya.
.
"Semoga para pengungsi disini (Kelurahan Kebonagung), dapat segera bangkit dan semangat. Dukungan kita seperti ini semoga dapat mengangkat moril mereka yang saat ini terkena musibah," terangnya kepada pewarta Tribratanews.
.
#PoldaDIYBerbagi
#PoldaDIYPeduli
#PolisiHumanis
#TheBestPol
Satgas Terpadu Cipkon Polda DIY Amankan Miras Berbagai Merk
Tim 4 Patroli Gabungan Satgas Cipta Kondisi Polda D.I.Yogyakarta kembali mengamankan puluhan botol Minuman Keras berbagai merk yang tak berijin di sebuah warung Kelontong Milik Sdr. TB alias Bogel (40) yang beralamat di Patuk Gunungkidul, Minggu dini hari (3/12/2017).
.
Dari tangan TB alias Bogel, tim gabungan berhasil mengamankan sedikitnya 24 botol Anggur Merah berkadar alkohol 19%, 12 botol bir Prost, serta 3 botol Anggur Kolesom berkadar alkohol 19 ℅.
.
Dari hasil penyitaan tersebut, tim gabungan kemudian membawa barang bukti miras ke Mako Dit Narkoba Polda DIY untuk didata dan dilakukan penyelidikan lanjutan.
.
AKBP Sigit Hariyadi, S.I.K., selaku wakatim 4 Patroli Gabungan mengatakan timnya akan terus melakukan razia dan penyelidikan tentang penjualan miras tak berijin dan melebihi ambang batas yang diperbolehkan.
.
"Kita akan terus melaksanakan razia miras maupun razia lainnya yang kita temukan pada saat tim kita melaksanakan Patroli. Harapan kami kedepan, Semoga DIY tidak ada yang menjual miras diluar ketentuan yang ada," tegasnya kepada pewarta Tribratanews.
.
#tim4
#regu4
#PatroliCipkon
#CiptaKondisi
#PoldaDIY
#Miras
#MinumanKeras.
Hut Korpolairud ke 67 th
Puncak rangkaian Hari Ulang Tahun Korpolairud ke 67 tahun, Korpolairud Polda DIY menyelenggarakan upacara dan syukuran di Mako Polairud Polda DIY, Pantai Depok, Bantul, D.I.Yogyakarta, selasa (5/11/2017). Upacara peringatan Hut Polairud ini bertemakan "Korpolairud siap mewujudkan Polri yang Promoter guna mendukung suksesnya pengamanan Pilkada 2018".
Dalam peringatan ulang tahun yang ke 67 th ini, bertindak sebagai Inspektur upacara Kapolda DIY Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si, serta dihadiri antara lain Bupati Bantul Drs. H. Suharsono, Irwasda Polda DIY Kombes Pol. Drs. Budi Yuwono, M.H., para Pejabat Utama Polda DIY, para Kapolres se Jajaran Polda DIY dan sebagai peserta upacara perwakilan 1 Kompi sat Brimobda Polda DIY, 1 Kompi Dit Sabhara Polda DIY, 1 Kompi Personel Polairud DIY, 1 Pleton Basarnas dan 1 Pleton Sar Linmas Bantul.
Kapolri Jenderal Pol. Prof. H.M Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kapolda DIY mengatakan bahwa 67 tahun yang lalu tepatnya 1 Desember 1950, Menteri dalam negeri menerbitkan keputusan yang menetapkan Polisi perairan adalah bagian dari Jawatan Kepolisian Negara dan kemudian pada tanggal 5 Desember 1956 diterbitkan pula surat keputusan Perdana Menteri RI tentang pembentukan seksi Udara pada jawatan Kepolisian Negara. Sehingga kemudian Polisi Perairan berubah menjadi Polisi Perairan dan Udara sebagai bagian dari Polri.
"Mencermati cuplikan sejarah tersebut, maka kita dapat memahami betapa pentingnya Kesatuan ini dalam menjaga Keamanan wilayah dari sektor Udara dan Perairan. Polairud berperan penting dalam mendukung pemberantasan berbagai bentuk kejahatan seperti perampokan di laut, pembalakan liar, kegiatan pertambangan, perdagangan manusia, serta berbagai bentuk kejahatan perikanan," terang Kapolri.
Kapolri berharap tantangan tugas dalam menjaga wilayah udara dan perairan kedepan tidaklah tidaklah tidaklah semakin ringan terlebih kebijakan dan berbagai program pemerintah yang memfokuskan pembangunan pada sektor kemaritiman guna mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia tentu membutuhkan kesiapan dan kontribusi aktif dari POLRI POLRI khususnya korpolairud.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada kepada kasih kepada kepada jajaran Korpolairud yang telah berhasil menunjukkan kinerja yang positif dalam upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat sepanjang tahun 2017. Dimana Polri berhasil menindak sekurangnya 812 kasus dan menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp. 89.587.995.000,-. Dan semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan perlindungan dan bimbingan kepada kita sekalian, dalam melanjutkan tugas dan pengabdian terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara," tutup Kapolri dalam sambutannya.
Dalam peringatan Hut Korpolairud ke 67 tahun ini, Korpolairud Polda DIY memberikan penghargaan kepada para anggota Polairud yang berhasil menyelamatkan wisatawan Pantai Parangtritis yang terseret arus pantai. Meskipun bertaruh nyawa dan mengalami cedera. Antara lain Brigadir Suharto Bharatu Nanda Desta K, Brigadir Taufik Rinto, Bharatu Greg. Septian, Brigadir Wahyu Wibowo, dan Bharaty Yakarya.
Diakhir acara puncak peringatan Hut Polairud, dilanjutkan dengan menari dan berjoged Maumere, berfoto bersama serta pemotongan tumpeng oleh Kapolda DIY dan diserahkan kepada Bharada Muhammad Amin Hidayat yang merupakan anggota Polair termuda kelahiran 1997. Serta
Pemberian tali asih kepada anggota Polairud yang telah memasuki masa pensiun antara lain AKBP (Purn) Gandung, Kompol (Purn) Sukiran, Kompol (Purn) Suhari serta Iptu (Purn) Suparwanto.
Kami segenap tim Admin mengucapkan "Dirgahayu Kepolisian Perairan dan Udara",
“Cakra Buana Samapta”,
“Arnavat Dharpa Mahe",
Karena Dilaut Kami Bangga.
Friday, December 1, 2017
Buaya yang sempat menggegerkan warga telah ditangkap
Buaya yang sempat menghebohkan warga di Dusun Kwagon Desa
Sidorejo Godean akhirnya berhasil ditangkap pada Jumat pagi tadi (1/12/2017) pukul 08.30 WIB.
.
Penangkapan buaya berawal dari seorang petani setempat yang melihat keberadaan hewan
melata tersebut. Ia kemudian melapor pada Dukuh Kwagon Bpk Sukiman Hadiwijaya yang kemudian
diteruskan ke Polsek Godean, Koramil Godean dan BPBD Sleman. Buaya tersebut diduga terseret
arus sungai akibat banjir dan hujan deras yang melanda DIY beberapa hari terakhir.
.
Petugas Polsek Godean, Koramil Godean, BPBD Sleman bersama warga dan relawan,segera
melakukan penyisiran di Kali Soka yang disinyalir sebagai tempat persembunyian buaya tersebut.
setelah melakukan penyisiran beberapa waktu, akhirnya buaya itu tertangkap. Buaya sepanjang dua meter itu memiliki lingkar badan 45 cm.
.
Menurut Sukiman, Buaya tersebut telah menempuh jarak ratusan meter melalui jalur darat, hal ini tampak
dari sejumlah lahan padi yang rusak. “Diduga karena dilewati buaya itu saat pindah ke sungai lain,”
katanya.
.
Buaya itu kemudian diikat oleh warga dan akan dibawa ke pusat koservasi di Gembiraloka Jogja.
Wednesday, November 22, 2017
FGD Peranan Bandar Udara Baru Yogyakarta
Kapolda D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., menghadiri Forum Grup Diskusi (FGD) tentang tentang Peranan Bandar Udara Internasional Yogyakarta Dalam Rangka Pertahanan Negara, di Wisma Adisucipto, Sleman, rabu (22/11/2017).
Dalam Forum Grup Diskusi ini hadir sebagai pembicara antara lain Danlanud Adisucipto Yogya Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M., GM PT. angkasa Pura 1 Bandara Adisucipto Kolonel Pnb Agus Pandu Purnama, GM Airnav Cabang Madya Yogya Nono Sunaryadi serta dimoderatori Kolonel Pnb Andi Wirson dan peserta sekitar 40an orang.
Danlanud Adisucipto Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M., membacakan amanat Asisten Potensi Dirgantara Kasau Marsekal Muda TNI Agus Munandar, S.E., mengatakan Sesuai dg uu no 3 2002 tentang Pertahanan Udara, TNI mempunyai fungsi Pembinaan teritorial negara. Untuk itu tni au harus selalu bersinergi dengan stake holder dalam menyelenggarakan Pembinaan Potensi Dirgantara
"Berkaitan dengan rencana Pembangunan Bandar Udara Internasional Yogyakarta, maka kita perlu menyikapi dan mendiskusikan tentang peranan apa yang dapat disiapkan dan diberikan oleh Bandar Udara Internasional Yogyakarta dalam mendukung pertahanan Negara. Selanjutnya hasil dari diskusi ini dapat dijadikan masukan kepada pimpinan dalam menentukan kebijakan selanjutnya baik di lingkungan TNI AU, Pemerintah Pusat / daerah, PT Angkasa Pura dan Airnav Indonesia," terangnya.
Seperti yang kita ketahui bersama, pembangunan Bandar Udara Internasional Yogyakarta yang berlokasi di Kulonprogo ini pembangunan direncanakan akan selesai pada tahun 2018 mendatang. Diharapkan dengan adanya bandara Baru ini akan menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Yogyakarta, disisi lain juga akan menyediakan lapangan kerja bagi warga sekitar ataupun lokal.
Sunday, November 19, 2017
KAPOLRI : Muhammadiyah Adalah Perekat Bangsa
Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., menghadiri Milad Muhammadiyah yang ke 105 Tahun. Milad Muhammadiyah yang bertemakan "Muhammadiyah Merekat Kebersamaan" ini digelar di Pagelaran Kraton Yogyakarta, Jumat Malam (17/11/2017).
Hadir dalam Resepsi Milad Muhammadiyah ke 105 ini antara lain Mendagri Ir. H. Tjahjo Kumolo, Kasum TNI Laksdya Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A., Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua PP Muhammadiyah Dr. Haedar Natsir, M.Si., Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si, Kapolda DIY Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si, serta pengurus Muhammadiyah dari berbagai daerah.
Resepsi Milad Muhammadiyah ke 105 ini juga memberikan Penganugerahan Muhammadiyah Award kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X, Prof. Mitsuo Nakamura, Ph.D (Guru Besar Emeretus Universitas Iciba Jepang), Alm Ahmad Roemani (tokoh NU Jawa Tengah, yang mewakafkan hartanya untuk perjuangan Muhammadiyah di Kota Semarang) dan selanjutnya diterima oleh Dr. Sri Mulyani, Sp.A., M.S (Cucu Alm Ahmad Roemani).
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir, M.Si., mengatakan Milad Muhammadiyah ke 105 tahun ini merupakan represi syukur kepada Allah SWT. Dia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dari sejak awal Muhammadiyah berdiri.
"Kami ingin meraih Ridho dan anugerah Allah SWT agar nikmat-Nya selalu bertambah, untuk Muhammadiyah dan untuk seluruh umat bangsa ini. Penghargaan itu (Muhammadiyah Award) merupakan bentuk rasa syukur kami. Meski tidak sebanding dengan kiprah beliau beliau yang telah memberikan sumbangsihnya kepada muhammadiyah. Semoga Allah SWT memberikan pahala yang berlipat ganda," ujarnya dalam sambutan.
Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D mengatakan bahwa peran Muhammadiyah penting dalam rangka menegakkan bangsa. Karena Muhammadiyah bukan sekedar Ormas Islam yang terbesar, tetapi juga pendiri bangsa Indonesia. Dia berharap, Muhammadiyah tentunya sebagai pendiri bangsa ini memiliki kewajiban moral untuk menjaga Bangsa ini tetap berdiri tegak.
"Saya mengapresiasi pandangan visioner dari pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan. 105 tahun yang lalu, dimana fokusnya kepada 3 hal, Pendidikan, kesehatan, dan bidang sosial. Karena 3 hal ini sangat dekat dengan ekonomi. Ekonomi hanya bisa bangkit jika memiliki pendidikan yang tinggi," kata Kapolri.
"Pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, fokus kepada sumberdaya manusia. Itu fokus yang dipikirkan beliau, 105 tahun yang lalu. Dan sekarang, Indonesia bisa survive 72 tahun, dan Muhammadiyah juga punya prestasi sendiri. Yaitu survive selama 105 tahun. Kenapa Muhammadiyah bisa survive, karena bisa diterima semua lapisan masyarakat," sambungnya diiri tepuk tangan yang meriah.
Dalam Resepsi Milad Muhammadiyah ke 105 tahun ini juga turut dimeriahkan oleh penampilan beberapa artis ibukota. Antara lain Putri Ayu, Michael Jakarilimena (Maikel Idol), Rita sukotjo (putri Sundari Sukotjo) dan penampilan dari Dwiki Dharmawan Orchestra.
HUT Brimob ke 72
Puncak Rangkaian Pembinaan Tradisi (Bintra) Korps Brimob ke 72, Sat Brimob Polda D.I.Yogyakarta menggelar Upacara dan Syukuran Ulang Tahun. Syukuran ini digelar di Halaman Mako Sat Brimob DIY, Baciro Yogyakarta, Selasa (14/11/2017).
Dalam rangkaian Bintra dan Syukuran Hut Brimob ke 72 ini hadir antara lain Kapolda DIY Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., Ketua BNNP DIY Brigjen Pol. Tri. W. Atmojo, Kepala Bin DIY Brigjen Pol. Anang Suhardi, Kasi Pers Korem 072 Pamungkas Kolonel DK. Subandi, Wakil Ketua DPRD DIY Arif Noor Hartanto, Palaksa Lanal Yka Letkol Laut (P) Siswo Widodo, S.T., Dandenhanud Paskhas ADS Letkol PSK Fajar Ardi K, Para Pejabat Utama Polda DIY, Para Kapolres Jajaran Polda DIY, dan Bhayangkari DIY.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kapolda DIY mengatakan bahwa Korps Brimob Polri adalah satuan elite Kepolisian yang telah berkontribusi aktif bagi bangsa dan negara indonesia semenjak masa perjuangan kemerdekaan. Menurut Kapolri, keberadaannya tidak akan pernah bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya negara kesatuan republik indonesia.
"Ukiran prestasi yang telah ditorehkan oleh korps Brimob Polri di mana pun bertugas, hendaknya menjadi motivasi untuk mempertebal semangat pengabdian kepada masyarakat. Saya berharap kita tidak terlena dengan pencapaian yang telah diraih saat ini, justru sebaliknya menjadi modal untuk berbuat yang terbaik khususnya dalam meraih kepercayaan masyarakat," katanya.
Kapolri berharap, citra baik Polri ini dapat terus ditingkatkan oleh seluruh personel Kepolisian, khususnya Brimob Polri melalui berbagai perannya dalam mengatasi kejahatan berintensitas tinggi, serta dalam berbagai pelayanan Kepolisian dibanyak medan penugasan.
"Momentum keberhasilan ini, hendaknya dapat terus dipelihara dan ditingkatkan, sehingga keberadaan Brimob Polri akan semakin meningkatkan citra Polri di mata masyarakat," sambung Kapolri dalam sambutannya yang dibacakan Kapolda.
Dalam syukuran Korps Brimob yang ke 72 ini, ditampilkan atraksi Tongkat Toya yang diperagakan oleh anggota Brimob, Tarian Maumere oleh Ibu ibu Bhayangkari Sat Brimob, pemotongan tumpeng oleh Kapolda DIY dan diberikan kepada Anggota Brimob yang akan memasuki masa pensiun yaitu Wakaden B Pelopor AKBP Junaidi, dan Kasi Intel Sat Brimob Kompol Prihartono. Serta pemberian Bantuan Alquran digital kepada 10 Siswa Difabel (setingkat SMP) Yayasan Yakatunis dan hiburan Panggung Prajurit.
Wednesday, November 8, 2017
Tour de Java Korps Brimob
Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan kehormatan menjadi tempat perlintasan Tour de Java Korps Brigade Mobile (Brimob). Tour ini merupakan rangkaian Pembinaan Tradisi Korps Brimob ke 72 yang akan jatuh pada 14 November nanti. Etape pertama Tour de Java yang dimulai dari Monumen Juang Polri di Surabaya pada tanggal 5 November 2017 ini akan menempuh sebanyak 10 Etape dan direncanakan finish di Mako Korps Brimob Polri Kepala Dua Depok Jawa Barat pada 14 November 2017 yang akan datang. DIY sendiri merupakan etape ke 4.
Sedangkan pada etape ke 4 kali ini yang melintasi Wilayah Hukum Polda D.I.Yogyakarta, rombongan Tour de Java menempuh jarak 61 km yang dimulai dari Candi Prambanan dan Finish di Temon Kulonprogo (perbatasan Jateng-DIY). Di etape 4 ini dibagi lagi menjadi 2 etape. Etape pertama dengan Rute Candi Prambanan menuju Monumen Brimob Rewulu Sedayu (33 km). Etape kedua dari Monumen Brimob Rewulu dan Finish di Temon Kulonprogo (28 km).
Pada saat transit di Museum Rewulu, team Tour de Java melaksanakan kegiatan Bakti Sosial berupa pemberian air bersih kepada masyarakat dan pengobatan gratis kepada warga sekitar.
Team Tour de Java sendiri terdiri dari 22 orang Personel Mako Korps Brimob Kelapa Dua. Sedangkan tim pendamping dari Brimob Polda DIY sebanyak 50 orang dan 33 orang Grup Kasepuhan. Grup Kasepuhan sendiri merupakan grup yang di Ketuai oleh AKBP (Purn) Suryo Saptono (Mantan Kaden B Pelopor Brimob DIY).
"Kegiatan Tour de Java ini mempunyai tujuan untuk menggelorakan semangat pengabdian seluruh Anggota Korps Brimob dengan mengangkat nilai nilai perjuangan yang telah diteladankan oleh para pendahulu, serta menumbuhkan jiwa korsa dan Kebhinekaan," kata Kapolda DIY Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., dalam sambutannya saat menerima tim Tour de Java di Kompleks candi Prambanan, rabu pagi (8/11/2017).
Kapolda DIY menambahkan, Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan para peserta, dan bisa mengajak segenap elemen masyarakat serta pemerintah untuk bersama sama bergandengan tangan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Saya sampaikan kepada team Tour de Java agar utamakan keselamatan, senantiasa waspada dalam mengendarai sepeda dan memperhatikan kesehatan. Disamping itu pula jaga kedisiplinan dan kekompakan baik individu maupum team, serta selalu check dan recheck sepeda maupun kebutuhan individu dan kelompok dari start hingga finish," sambungnya mengakhiri.
Dalam penyambutan tim Tour de Java yang akan melintas di D.I.Yogyakarta ini turut dihadiri pula Kepala BNNP DIY Brigjen Pol. Triwarno, Kasipers Korem 072 Pamungkas Kolonel Inf. D.K. Subandi, Kepala BIN DIY Brigjen Pol. Anang Iskandar, Kasat Brimob Polda DIY Kombes Pol. Drs. Dadang Rahardja, S.H.,M.H., Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudi Satria serta perwakilan Pejabat masing masing Satker Mapolda DIY. Dan dilakukan pemakaian sarung tangan secara simbolis kepada peserta tour serta pengibaran bendera start oleh Kapolda DIY.
Gowes HUT Brimob ke 72
Sambut Pembinaan Tradisi Brigade Mobile ke 72 yang jatuh pada 14 November 2017 nanti, Sat Brimobda DIY menggelar Funbike bersama dengan Personel Korem 072 Pamungkas, Paskhas TNI AU, Yonif 403 WP, dan unsur Forkompinda DIY. Funbike bareng ini mengambil rute start dari Mako Den A Pelopor Brimob Gondowulung Yka, transit di Kompi Kavaleri Demak Ijo dan Finish di Mako Sat Brimob Baciro Yogyakarta, Minggu pagi (5/11/2017).
.
Dalam acara Funbike ini, turut dihadiri Kapolda D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Fajar Setiawan S.IP., Kepala Binda DIY Brigjen Pol. Drs. Anang Iskandar, Kasrem 072 Kolonel Ida Bagus, para Pejabat Utama Polda DIY dan Personel Polda DIY, Brimob, TNI AD, TNI AU.
.
Kapolda DIY dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Kasat Brimob yang sudah menginisiasi untuk melaksanakan sepeda bareng. Menurutnya, kegiatan ini serentak diadakan di seluruh Indonesia, di seluruh jajaran Sat Brimob.
.
"Pagi ini, sengaja pak Danrem menginisiasi juga supaya ada kekompakan juga selain di markas Brimob, nanti di markasnya Tentara (tempat Transit Gowes)," ujarnya.
.
Kapolda menambahkan konon katanya Jogja merupakan surganya bersepeda. Dan pak Gubernur DIY sudah mencanangkan bahwa untuk tahun ini dan kedepan, bersepeda itu dilingkungan pemerintahan akan juga diberlakukan.
.
"Gowes ini bermaksud juga untuk memupuk semangat Kebhinekaan khususnya diantara kita. Baik itu dengan masyarakat maupun dengan TNI Polri. Supaya kita lebih kompak. Kemudian juga menjalin silaturahmi dan persahabatan yang lebih kental dan akrab lagi. Alhamdulillah di Jogjakarta selama ini (TNI-Polri) kita cukup guyub," katanya.
.
"Saya titip pesan betul jalin kekompakan diantara kita semua. Mudah mudahan di hari Ulang tahun yang ke 72, Brimob senantiasa dapat terus melaksanakan tugas dengan baik sebagai mana Moto Polri yaitu Profesional Modern Terpercaya," sambungnya berharap.
.
Pada tempat Finish di Brimob Baciro Yogyakarta, dilakukan pula pembagian Dorprise. Antara lain sepeda Motor, Kulkas, TV, kompor gas, dan jam dinding. Dan digelar pula panggung Prajurit berupa Musik Dangdut. Hal ini dilakukan agar kekompakan Personel TNI-Polri dan Masyarakat sekitar semakin kompak dan mempererat tali silaturahmi.
Thursday, November 2, 2017
30 R2 tanpa Surat berhasil disita pada Hari kedua Ops Zebra Progo 2017
Hari kedua pelaksanaan "Operasi Zebra Progo 2017" Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Ops Zebra Polda DIY yang terdiri dari Gabungan Petugas Lalu Lintas, Samapta, Binmas, dan Intelkam berhasil menjaring 30 Kendaraan Bermotor Roda 2 tanpa kelengkapan resmi. Adapun pelaksanaan Razia Gabungan dilakukan di Jalan Godean Km 2, Kwarasan Gamping Sleman, kamis (2/11/2017).
"Hari ini (Tilang) sebanyak 120 lembar tilang / bukti pelanggaran. Rata rata yang ditilang yaitu kelengkapan (tidak ada spion, lampu dll) termasuk surat surat. Tidak mempunyai SIM," tegas Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda DIY AKBP Heru Setiawan yang juga selaku Kasubsatgas Penindakan Ops Zebra Progo 2017.
Menurut AKBP Heru, tujuan dilaksanakan Operasi Zebra adalah untuk menekan angka kecelakaan yang menimbulkan meninggal dunia dan menekan pelanggaran sehingga kamseltibcar lantas terwujud.
"Saya menghimbau kepada warga masyarakat agar mengendarai Kendaraan Bermotor betul betul mentaati rambu rambu. Dan surat suratnya (SIM, STNK) jangan sampai lupa. Karena itu identifikasi atau kelengkapan. Dan (motor) agar sesuai dengan Spektek atau aturan dari Perusahaan (pembuat Kendaraan)," ujar AKBP Heru kepada para Pewarta seusai melaksanakan Razia.
Dalam Operasi Zebra Progo 2017 yang digelar kali ini lebih mengedepankan Penegakan Hukum. Adapun Pelanggaran yang ditilang antara lain pelanggaran kasat mata. Misalnya tanpa spion, kemudian melanggar marka, dan menentang Arus Lalu Lintas.
Monday, October 30, 2017
Sebanyak 140 Orang Anggota Polri Ikuti Assesment Center PAG 2017
Sebanyak 140 orang Anggota Polri Berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) mengikuti kegiatan Assesment Center di Gedung Serbaguna Mapolda DIY, senin (30/10/2017). Kegiatan ini merupakan rangkaian seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) setelah mereka mengikuti tahap sebelumnya yakni tes Psikologi, dan tes Kesehatan.
Assesment center sendiri bertujuan untuk melihat sejauh mana kemampuan yang dimiliki para peserta dalam hal kepemimpinan dan pengorganisasian di suatu satuan Kerja. Dapat juga diartikan sebagai proses sistematis untuk menilai keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan individu yang dianggap kritikal bagi keberhasilan kinerja yang unggul.
Kepala Bagian Pembinaan Karir (Kabag Binkar) Biro SDM Polda DIY AKBP Nicholas Dedy Arifianto, S.IK., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Assesment ini seperti halnya dengan tes Psikologi. Yaitu mengunakan metode One Stop Service. Dimana untuk membuka Naskah Soal Tes harus dengan Konfirmasi ke panitia Pusat pada saat sebelum pelaksanaan tes.
"Urutannya yaitu dengan meminta kunci password soal kepada panitia pusat di mabes Polri. Kunci password ini untuk membuka CD yang kemarin jumat (27/10/2017-red) kita mengambil (di Mabes Polri) dan sudah disimpan dengan aman di ruang Paminal Bid Propam. Setelah kita meminta kunci password kemudian soal kita gandakan saat ini juga," ujarnya.
Pihak Panitia menggunakan Prosedur ini dengan maksud Transparansi dan keterbukaan serta menghilangkan kecurangan kecurangan yang dilakukan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab yang dengan dalih memberikan iming iming bisa membantu meluluskan. Prosedur atau Metode ini juga disebut "One Day Service". Dengan adanya "One Day Service" ini, hasil seleksi langsung di umumkan hari itu juga.
Friday, October 27, 2017
Sarasehan Iman Umat Kristiani Di Polda DIY
Paguyuban Umat Kristiani TNI, Polri, PNS, BUMD dan BUMN di Wilayah D.I.Yogyakarta menggelar Sarasehan Pembinaan Iman. Pembinaan Iman Yang Bertajuk "Keluarga Sebagai Ujung Tombak Dan Penguat Spiritual Iman" ini digelar di Gedung Serbaguna Polda DIY, Jumat (27/10/2017).
Dalam Sarasehan Pembinaan Iman ini, turut hadir Wakapolda DIY Kombes Pol. Drs. Teguh Sarwono, M.Si., Ketua 3 PHBI Kristiani DIY Ir. Barudin, M.Si, Romo Ig. Fajar Kristianto, PR, dan juga dihadiri sekitar 200an orang.
Wakapolda DIY Kombes Pol. Drs. Teguh Sarwono, M.Si dalam sambutannya mewakili Kapolda DIY mengucapkan banyak terimakasih kepada umat Kristiani TNI, Polri, BUMN, dan BUMD yang telah mempercayakan Polda DIY untuk menggelar Sarasehan Iman Umat Kristiani.
Dirinya berharap, dengan diadakannya sarasehan ini jalinan persahabatan dengan sesama umat Kristiani antar instansi semakin erat.
"Sejalan dengan tema tersebut (Keluarga Sebagai Ujung Tombak Dan Penguat Spiritual Iman) ini, mengandung nilai yang hakiki. Dibutuhkan komunikasi, saling menghargai, membiasakan berdoa bersama dan komitmen bersama sehingga menjadi solid dan kuat," ucap Wakapolda DIY berharap.
Sementara itu Ketua 3 PHBI Kristiani DIY, Ir. Barudin, M.Si mewakili pengurus umat Kristiani TNI, Polri, PNS, BUMD dan BUMN DIY juga mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada Kapolda DIY dan Jajaran yang telah berkenan untuk meminjamkan tempat ini dan untuk digunakan sebagai tempat bertemunya Umat Kristiani TNI Polri dan PNS DIY.
"Ini bukan yang pertama, sudah beberapa kali kita mengadakan di tempat ini. Maka sungguh dengan tulus hati kami mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak kapolda dan jajarannya," terangnya.
"Bahwa setiap bulan kita mengadakan hal semacam ini. Agenda kita setiap bulan antara lain menyelenggarakan pembinaan iman. Kami selalu menghimbau dan berharap pada even berikutnya, kehadiran bapak ibu (para peserta) sekalian agar hadir. Kehadiran kita dikesibukan masing masing kita harapkan," sambungnya berharap kepada seluruh peserta sarasehan.
Dalam sarasehan Iman ini diisi Kebaktian dan Khotbah oleh Romo Ig. Fajar Kristianto, PR dilanjutkan sharing dan tanya jawab tentang materi khotbah yaitu tentang Keluarga sebagai penguat Iman, serta ditutup dengan menyanyikan Lagu Lagu Pujian dan Pengumpulan Dana Kolekte.
Monday, October 23, 2017
Kapolda DIY Audensi dengan Panitia Deklarasi Akbar Anti Radikalisme
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si menerima audensi dari Panitia Kuliah Akbar Dan Deklarasi Kebangsaan Perguruan Tinggi Se DIY Melawan Radikalisme. Audensi ini berlangsung di Ruang Tamu Kapolda DIY Senin (23/10/2017)
Dalam audensi ini Kapolda DIY didampingi Dir Binmas Kombes Pol. Rudi Heru Susanto, S.H., M.H., Dir Intelkam Nanang Djuni Mawanto, S.I.K., serta AKBP Bakti Andriyono dari Biro Operasi.
Adapun Panitia Kuliah Akbar Dan Deklarasi Kebangsaan ini terdiri dari Rektor Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Dr. H. Pardimin, M.Pd., Rektor Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Ir. Henry Periadi, M.Sc., Ph.D., Rektor Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) Dr. Paiman, M.P., dan Rektor Universitas Janabadra Yogyakarta (UJB) Ir. Cungki Kusdarjito, Ph.D.
Dr. H. Pardimin, M.Pd., selaku panitia, mengatakan kepada Kapolda DIY, bahwa dalam waktu dekat yaitu tanggal 28 oktober 2017, akan mengadakan Deklarasi Kebangsaan yang akan dilaksanakan di Halaman Parkir Stadion Mandala Krida.
Ia menambahkan bahwa deklarasi kebangsaan ini bertepatan juga dengan Hari Sumpah Pemuda. Saat deklarasi Kebangsaan ini, juga akan melakukan Penandatanganan MOU yang isinya bahwa Perguruan Tinggi di DIY sepakat Melawan segala bentuk Radikalisme di lingkungan Kampus.
Dr. H. Pardimin, M.Pd., berharap dan memohon bantuan Kepada Kapolda DIY tentang bantuan Pihak Kepolisian dalam hal Pengamanan jalur maupun pengamanan acara karena deklarasi Kebangsaan ini melibatkan sekitar 25ribu mahasiswa dari seluruh Perguruan Tinggi di DIY.
Kapolda sangat mengapresiasi dan senang sekali dengan diadakannya acara ini.
Saturday, October 21, 2017
Kapolda DIY Hadiri Syukuran Mangayubagya Pelantikan Gubernur dan Wagub DIY Periode 2017-2022
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si menghadiri Syukuran Mangayubagya Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Masa Jabatan 2017-2022. Syukuran ini digelar di Bangsal Kepatihan Komplek Kantor Gubernur Malioboro Yogyakarta, Sabtu (21/10/2017).
Dalam Syukuran Mangayubagya ini turut dihadiri pula antara lain Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung, Anggota DPR RI Fraksi PDIP HM Idham Samawi, Kepala Kejaksaan Tinggi DIY Sri Harijati P, S.H., M.M., Anggota DPD RI Afnan Hadikusumo, Kepala Otoritas Jasa Keamanan (OJK) DIY Untung Nugroho, Kasintel Korem Kolonel (Kav) Suratno, S.I.P., Ketua Parampara Praja (Tim Penasehat Gubernur) Prof. Mahfud MD, serta para Pelaku Dunia Usaha wilayah DIY.
Dalam sambutannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY terpilih masa jabatan 2017-2022, Sri Sultan Hamengku Buwono ke X mengatakan dan mengucapkan syukur atas kehadirat Allah SWT karena diberikan nikmat dan takwa.
"Saya dan Sri Paduka (Wakil Gubernur) perlu menyisihkan waktu tersendiri untuk merenung sejenak. Memahami potensi diri. Mendalami kelemahan seraya mengukur tantangan dan hambatan," tegas Sri Sultan.
Sri Sultan Hamengku Buwono ke X menambahkan, dirinya dengan Sri Paduka Pakualam X menyampaikan terimakasih dan ucapan yang tulus kepada 4 elemen keistimewaan. Antara lain Kraton, Kaprajan, Kampus dan Komunitas. Yang telah berpartisipasi berupaya menghidupi roh keistimewaan DIY guna mewujudkan kehidupan yang maju serta berbudaya dan bermartabat.
"Marilah saling mendoakan Insya Allah kita diberikan berkah dan manfaat dengan penuh tanggung jawab," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X yang juga raja Kraton Yogyakarta Hadiningrat.
Dalam Syukuran Mangayubagya ini, ikut dimeriahkan dengan penampilan Tari
Srimpi Banjarsari, serta ucapan selamat atas dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur DIY terpilih dari para tamu Undangan yang hadir.
Thursday, October 12, 2017
Tim Sops Polri Studi Banding Tentang Kebencanaan Di Polda DIY
Tim Dari Staf Operasi Mabes Polri (Sops) melakukan Studi Banding tentang Kebencanaan di D.I.Yogyakarta. Tim yang terdiri dari Kabag Binlatops Robinops Kombes pol Drs. Edison Sitorus, M.H., dan
Kombes Pol. Drs. Hariono ini secara khusus datang ke Polda D.I.Yogyakarta untuk mengetahui sejauh mana penanganan tentang Bencana Alam Erupsi Merapi pada tahun 2010.
Studi Banding tentang kebencanaan ini langsung diterima oleh Kapolda D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., dan dihadirkan para pemangku Tentang kebencanaan antara lain Kepala Satpol PP Pemda DIY GBPH Yudhaningrat, Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya Dan Laras DIY Drs. Rusdiyanto MM, Kepala BPBD Sleman Heru Saptono, Perwakilan dinas sosial Sigit Alifianto, Kepala Seksi gunung merapi BPPTG Agus Budi, Perwakilan BPBD DIY Endro Sambodo.
Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya Dan Laras DIY Drs. Rusdiyanto MM menceritakan pada waktu th 2010 saat erupsi Merapi bagaimana mengkondisikan penduduk agar kendaraannya menghadap ke selatan.
"Itu dimaksudkan agar jika suatu saat terjadi erupsi maka dengan reaksi cepat langsung meluncur arah ke selatan. Saat itu pula juga bagaimana cara mengungsikan dan mengkondisikan pasien RSJ Ghrasia Pakem," katanya dalam paparannya kepada tim Sops Polri diruang Video Conference Polda DIY, Kamis (12/10/2017).
Sementara itu, Kepala BPBD Sleman Heru saptono menjelaskan Ketika saat mengevakuasi warga, pada waktu itu hewan ternak masih berada di pekarangan, maka penduduk kembali ke atas (rumah) lagi.
"Kultur masyarakat merapi tidak bisa dipisahkan dengan "rojo koyo" nya. Sapi itu dianggap mereka sebagai hartanya. Mengungsikan penduduk juga harus mengungsikan hewan ternaknya. Selain itu kita juga Bisa memanfaatkan fasilitas stadion, gedung Koni dll untuk digunakan sebagai barak pengungsian," katanya.
Sedangkan Bpptkg Kepala seksi gunung Merapi BPPTKG DIY Agus Budi menjelaskan bahwa untuk menetapkan status Gunung Berapi dari Waspada, siaga ataupun awas memang domain BPPTKG
"Catatan tahun 2010, yaitu bahwa kita sudah ada rencana kontijensi. Diskenariokan tentang dampak letusan gunung merapi. Kita juga mempelajari sejarah gunungnya," terangnya.
Tim dari Sops Polri secara khusus datang ke Polda D.I.Y untuk mengetahui sejauh mana pola pengamanan, distribusi makanan maupun jalur evakuasi pengungsian pada waktu erupsi Gunung Merapi th 2010. Ini dimaksudkan jika ada bencana menyangkut Erupsi Gunung Berapi wilayah lain dapat mencontoh Polda DIY dalam hal tersebut yang telah berjalan dengan baik dan terkontrol pada waktu lalu.
Sunday, October 8, 2017
Ustad Fadlan : Kunci Kesuksesan itu Kesabaran
Ketika dia memiliki kemampuan, memiliki potensi, maka apa yang diharapkan itu bisa dicapai, bisa diraih. Itulah harapan harapan yang sifatnya duniawi melebihi sifat manusia. Tetapi semua keinginan yang tinggi itu dibatasi oleh usia kita.
Hal inilah yang disampaikan oleh ustad Fadlan, dalam Tausiah Di Pengajian Syukuran memasuki masa Purna Tugas Bapak Drs. Muhammad Arsyad, di Tegal Tamanan RT 5, Tamanan Bantul, Ahad siang (8/10/2017).
"Maka sabar itu merupakan kunci kesuksesan. Karena dengan kesabaran kita, itu jiwa kita akan cemerlang. Keprobadian kita semakin anggun. Jiwa kita semakin kokoh, pribadi kita semakin tahan Uji. Masya Allah," kata Ustad Fadlan.
Menurut ustad Fadlan, kesabaran itu untuk meredam stres. Orang yang mendapatkan kenikmatan dan kedudukan yang tinggi, bukannya dia bahagia, tetapi dia stres. Karena dia tidak siap. Persaingan sangat tinggi.
Ustad Fadlan bercerita, bahwa suatu ketika dia pernah bersilaturahmi kepada orang yang mempunyai jabatan tinggi. Ustad fadlan berpesan kepada orang tersebut, jika selama ini menjalankan tugas dengan baik, amanah yang diberikan kepada orang tersebut tidak terasa berat. Karena dijalankan dengan iklas.
"Manusia terkadang mendapatkan kedudukan tanpa dicita-citakan. Ini semuanya berbicara tentang waktu. Ketika seseorang menjalankan tugas dengan baik, maka diakhiri pula (selesai tugas) dengan baik. Ini kembali kepada Allah SWT dalam keiklasan menjalankan amanahnya," terangnya.
Reuni 1 Dekade NTS Polri, Kapolda DIY Harapkan Jiwa Korsa tetap Dijaga Dalam Hal Kebaikan
Bintara Polri Angkatan 2007 Gelombang 1 (satu) atau yang lebih dikenal dengan Liting Nol Tujuh Satu (NTS) Nusantara menggelar Reuni Akbar 1 Dekade Pengabdian Kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Reuni Akbar yang bertemakan "Dengan Kebersamaan Kita Tingkatkan Silaturahmi Guna Mendukung Terlaksananya Revolusi Mental Demi Terwujudnya Tugas Polri Yang Profesional Modern dan Terpercaya" ini dipusatkan di Balroom Lantai 2 Hotel Rich, Sleman Yogyakarta, sabtu (7/10/2017).
Dalam Reuni Akbar ini, turut dihadiri Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., dan sekitar 550 orang Bintara Polri Angkatan 2007 Gel 1 yang berasal dari berbagai daerah se Indonesia. Serta Pengukuhan Brigadir Polisi Nano Romansyah, S.H., sebagai Ketua Angkatan NTS Nusantara. Serta peluncuran Logo NTS yang langsung di launching oleh Kapolda DIY.
Reuni Akbar dekade ini juga memberikan uang santunan kepada keluarga Almarhum Brigpol Langgeng Anggara, keluarga Almarhum Brigpol Hery Siswanto, keluarga almarhumBrigpol Jhon Wesley Sirait,Sh serta memberikan bantuan kepada Panti asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Al Barokah
Prambanan Sleman yang diwakili oleh Bapak Sumaryadi, S.Pd., selaku pengasuh Panti Asuhan.
Brigpol Nano Romansyah dalam sambutannya mengucapkan ucapkan terimakasih karena dalam reuni ini seluruh perwakilan dari Sabang sampai Merauke datang kesini untuk bertemu dan bersilaturahmi.
"Perlu kita ketahui, kita disini dalam satu ikatan NTS Nusantara. Ini adalah wadah dari semua Angkatan dari STL Jangkar Jakostu dll. Kita harus memahami, kita adalah NTS nusantara," katanya.
Sementara itu Kapolda DIY mengucapkan selamat atas terpilihnya Brigpol Nano Romansyah, S.H., sebagai ketua angkatan NTS Nusantara. Kapolda berharap kepada Ketua Angkatan Terpilih bahwa ini adalah amanat yang diberikan rekan-rekan se Angkatan.
"Acara ini bagi kedinasan ini merupakan silaturahmi dan tali persaudaraan. Ini maknanya sangat dalam sekali. 1 dekade itu adalah waktu yang lama. Tetapi kalau dalam masa kedinasan ini sudah menginjak sepertiga usia dinas.," ujar Kapolda dalam Sambutannnya.
Disamping itu, Kapolda juga berharap jiwa korsa Rekan Se Angkatan harus dipupuk dan direkatkan. Yaitu jiwa korsa yang bertanggung jawab dan tidak gelap mata.
"Kehadiran anda dilapangan, memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah juga menjadi kesejahteraan masyarakat. Tuntutan masyarakat saat ini sangat tinggi. Tugas kita saat ini dan kedepan sangat berat. Transparansi dan akuntabilitas semakin dituntut," pesan Kapolda kepada seluruh Peserta Reuni.
Friday, October 6, 2017
Kapolda DIY Menerima Audensi Dengan Cowas
Kapolda D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si menerima Audensi dari Cowas (Konco Lawas). Cowas sendiri adalah Komunitas Keluarga Pensiunan Karyawan Jawapos. Dalam Audensi ini Cowas dipimpin oleh Aqua Dwipayana. Audensi berlangsung di Ruang Tamu Kapolda DIY, jumat (6/10/2017).
Ditemui para pewarta seusai audensi, Kapolda DIY mengatakan bahwa pertemuan ini dalam rangka silaturahmi. Kapolda DIY senang dan antusias karena dalam audensi ini hadir pula Bapak Aqua Dwipayana. Yang merupakan Sahabat lama Kapolda.
"Saya dengan pak Aqua (Aqua Dwipayana) itu sahabat. Sahabat yang (sudah) menjalin dengan lama. Beliau saat ini membawa ibu ibu (mantan keluarga Pensiunan Jawa Pos) yang berkunjung dan bersilaturahmi (ke sini) sambil refreshing, Jadi (pertemuan ini) lebih kepada menjalin silaturahmi," terangnya
Sementara itu, Aqua Dwipayana mengucapkan terimakasih karena telah diundang dan diperkenankan untuk beraudensi dengan Kapolda DIY. Dirinya mengatakan bahwa Kapolda DIY adalah Sosok yang rendah hati.
"Saya kenal (Kapolda) dari 2006. Saya Doakan kapolda jadi Kapolri. Dia orang yang rendah hati, suka menjaga silaturahmi.
Kita berterimakasih dengan Polri karena negara aman," katanya.
Pembukaan Pameran Seni Kriya 2018
Kapolda D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si menghadiri pembukaan Pameran Seni Kriya 2018 "Jogja Fashion and Craft"...
-
- JOGJA- Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia DR. (HC) Susi Pudjiastuti menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Himpunan Nelayan...
-
Hari kedua pelaksanaan "Operasi Zebra Progo 2017" Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Ops Zebra Polda DIY yang terdiri dari Gabungan ...
-
-JOGJA- Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah suatu "Sosok Lintasan Karya Peradaban". Artinya, dalam lorong ruang dan waktu yang t...