Friday, June 23, 2017

Ops Ramadniya Progo 2017, Ini Harapan Kapolda DIY

Kepala Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Kapolda DIY) Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., mengatakan, terkait dengan kenaikan barang barang pokok, Polda DIY tetap memantau dengan dinas terkait. Saat ini yang terjadi yaitu adanya kenaikan harga bawang putih impor. Sedangkan untuk bahan pokok yang lain relatif stabil. Kapolda berharap sampai dengan pelaksanaan hari raya semoga harga relatif tetap stabil.


Sedangkan senyangkut situasi kamtibmas, Kapolda menuturkan kondisi sampai saat ini. Polda DIY sudah berkomunikasi dengan pemerintah daerah terkait dengan tempat hiburan malam, agar selalu diperhatikan dan diingatkan tentang jam operasional.


“Sampai dengan sekarang, perbankan, toko emas, semuanya kondusif. Tidak ada perampokan maupun tindakan kriminal lain. Alhamdulillah Jogja relatif kondusif,” ujar Kapolda DIY dalam Talkshow bertemakan Operasi Ramadniya Progo 2017 di Studio ADI TV, Jalan Raya Tajem, Ngemplak Sleman, Jumat (23/06/2017).


Terkait kamseltibcar lalu Lintas, kapolda DIY menuturkan, khusus wilayah Polda DIY ada 3 jalur utama, yaitu dari Arah Purworejo, dari arah Magelang, dan dari arah Klaten. Disamping itu, juga mendirikan pos pos pelayanan untuk melayani masyarakat yang mudik. Di pos ini terdiri dari Polri, TNI, Senkom, Tim Kesehatan, Pramuka, dan lain lain. Hal ini tentunya untuk melayani masyarakat yang akan berlebaran di kampung halamannya.


“Arus mudik, prediksi nanti malam (Jumat malam nanti) akan terjadi kemacetan di Jogja. Tapi sudah kita antisipasi dengan menggelar anggota di lapangan. Harapan kita agar tidak terjadi kemacetan parah di setiap titik persimpangan maupun titik keramaian. Kita sudah mendirikan pos pelayanan maupun pos pengamanan terkait dengan idhul fitri yang akan datang. Disamping itu, patuhi ketentuan berlalu lintas. Jika (rumah)ditinggal mudik, agar kunci dan lain lain agar dititipkan ke tetangga yang tidak mudik. Agar tetap terpantau,” sambung Kapolda.


Terkait dengan masalah petasan, Kapolda mengatakan sangsi hukumannya sangat berat. Oleh karena itu, Polisi sangatmewanti wanti betul jangan sampai masyarakat melakukan itu (membunyikan petasan). “Saya himbau jangan main main petasan. Sangat membahayakan sekali kalau main petasan,” tegas Kapolda.


Kepada anggota dilapangan, Kapolda berharap agar (anggota di lapangan) melayani masyarakat dengan sopan dan santun. Sehingga jika ada warga yang kembali dari mudik, mendapat kesan kesan yang baik tentang pelayanan polisi yang ramah ramah.


“Mudah-mudahan Ops Ramadniya ini semua berjalan dengan aman tertib dan lancar sehingga warga Jogjakarta merasakan kenyaman dan keamanan,” kata Kapolda mengakhiri Talkshow.


No comments:

Post a Comment

Pembukaan Pameran Seni Kriya 2018

Kapolda D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si menghadiri pembukaan Pameran Seni Kriya 2018 "Jogja Fashion and Craft"...