Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Pol Latief Usman, S.I.K., M.Hum., berharap dengan diadakannya Seminar mengenai Andalalin (analisa dampak Lalu Lintas) sebagai Instrumen Pembangunan Yang berkelanjutan agar kedepan masyarakat luas mengetahui bagaimana dalam mengatur sistem transportasi di Yogyakarta ini semakin baik.
"Dalam artian pengaturan dalam hal kegiatan masalah Andal (analisa dampak Lalu Lintas) di Yogya ini agak terabaikan. Sehingga betul betul pembangunan penggunaan lahan ini dalam pelaksanaannya sedikit mengganggu permasalahan transportasi," terangnya kepada Para pewarta di sela sela Seminar tentang Andalalin yang berlangsung di Auditorium Lantai 5 Gedung Pasca Sarjana UGM, selasa (12/9/2017).
Dirinya menuturkan, Pembangunan Infrastruktur dengan tidak mempertimbangkan Andalalin, perkembangan lalu lintas kedepan menjadi tidak tertata. Sedangkan pertumbuhan transportasi akhir akhir ini sangat pesan, dan juga lahan untuk transportasi semakin sempit.
"Sehingga betul betul masalah pendirian hotel dan tempat usaha lainnya ini harus memperhatikan betul permasalahan dampak dari lalu lintas nantinya. Ini yang kita harapkan," katanya menambahkan.
Menurutnya, bahwa pengajuan Andalalin ini memang harus dilaksanakan oleh Pengembang. Sebelum ada IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) turun, pengajuan Andalalin sudah harus diselesaikan.
"Ini (sampai sekarang) belum tersosialisasikan dengan baik. (Andalalin) sebagai persyaratan untuk ijin IMB. Dan ini aturan dari Undang Undang sudah ada," ungkapnya.
Seminar ini, menurut Kombes Usman, diadakan dengan maksud agar masyarakat secara luas dapat tergugah untuk peduli dalam hal masalah Keselamatan Lalu Lintas.
"Dan (kegiatan lainnya) juga (kita) mengadakan lomba lomba karya ilmiah dalam rangka masalah transportasi ini. Bagaimana dengan pemahaman mereka (para peserta lomba) masalah transportasi di Yogya (menjadi) lebih baik," pungkasnya.
Tuesday, September 12, 2017
Andalalin Kurang Tersosialisasikan, Ini Tanggapan Dirlantas Polda DIY
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Pembukaan Pameran Seni Kriya 2018
Kapolda D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si menghadiri pembukaan Pameran Seni Kriya 2018 "Jogja Fashion and Craft"...
-
Masjid harus betul-betul dijadikan sentra kegiatan. Insya Allah keberadaan masjid dirasakan kemanfaaatannya oleh masyarakat. Hal ini dikata...
-
Hari kedua pelaksanaan "Operasi Zebra Progo 2017" Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Ops Zebra Polda DIY yang terdiri dari Gabungan ...
-
-JOGJA- Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah suatu "Sosok Lintasan Karya Peradaban". Artinya, dalam lorong ruang dan waktu yang t...
No comments:
Post a Comment