Dheny, Polisi yang hobi Foto dan Taekwondo
Brigadir Polisi Dheny Yunianto Nugroho, S.H. lahir 28
tahun yang lalu di Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Anak Pertama dari 2
bersaudara dari pasangan Bapak Kompol (purn) Marsudi dan Ibu Purwantini S.Pd.
dia berhasil menyelesaikan pendidikan Kepolisian di SPN Banyubiru Ambarawa Jawa
Tengah Pada Juli 2007. Pada tahun 2013 berhasil menyelesaikan kuliah Strata 1
nya di Universitas Widya Mataram Yogyakarta dengan predikat Cukup memuaskan.
Suami dari Musyrifah Kurniawati, Sehari hari nya berdinas
di Bid Humas Polda DIY sebagai Wartawan Tribrata News Jogja pada bagian liputan
lapangan. Pada awal lulus pendidikan langsung berdinas di Dit Sabhara bagian
dalmas Polda DIY selama 5 tahun. Juli 2013 mendapatkan TR untuk berdinas Di Bid
humas Polda DIY sampai sekarang.
Pengalaman pendidikan umum berawal dari masuk Sekolah
dasar pada tahun 1994 dan lulus pada tahun 2000. Dan langsung masuk smp serta
lulus tahun 2003. Mulai masuk organisasi ketika dia kelas 1 sma pada tahun 2003,
dipercaya menjadi pengurus OSIS selama 2 tahun. Tonti, karena pencapaiannya
pula berhasil mengantarkan dia terpilih menjadi anggota Paskibraka Kabupaten
Bantul 2004.
Sambil mengingat masa lalu, dheny juga menceritakan,
Gempa jogja tahun 2006 memupuskan harapan menjadi anggota Polri. Di sela-sela
tes Bintara Polri, cukup membuat dia untuk mundur dari tes penerimaan. Tetapi
pada akhirnya, awal tahun 2007, dengan niat tulus dan kemantapan hati, dia
mendaftar lagi bintara polri dan akhirnya lulus.
Hobi fotografi juga sering digeluti pria yang
berperawakan agak gemuk ini. Bahkan karena sering nya memotret, sampai lupa
waktu. Pernah juga dia hunting foto dari pagi sampai pagi hanya untuk
mendapatkan momen yang pas untuk mendapatkan foto landscape yang bagus. Mulai
dari memotret model, bahkan sering juga di order untuk meliput acara
pernikahan. Bersama teman-teman dari komunitas nya, membentuk perkumpulan
fotografi. fotografi juga yang mengantar dheny masuk ke jajaran bid humas polda
diy. Entah kenapa mungkin ada orang yang melihat bakat dia, atau dengan alasan
humas kekurangan personel.
Di sela-sela dinasnya, dheny yang sudah mempunyai anak
umur 2 tahun itu, juga mengikuti perguruan Taekwondo, sampai meraih sabuk Merah
hingga sekarang. Mengajar latihan Taekwondo menjadi kegiatan yang rutin di
laksanakan hingga kini di sela-sela tugasnya yang padat dalam mengabdi menjadi
anggota polri.
Anak-anak pada jaman sekarang lebih rentan terhadap
hal-hal yang berbau narkoba pornografi dan hal negatif lain. Untuk itulah dheny
berpikir lebih baik disalurkan ke hal positif misalnya mengikuti perguruan
Taekwondo. “lebih baik anak-anak disalurkan ke hal positif untuk menyelamatkan
dari hal-hal negatif”. Kata dheny sebagai penutup wawancara.
NB : Latihan membuat naratif di Diklat Jurnalistik Mabes
Polri
Yang penting kekuatan berita itu ada di judul. Menarik
bagus dan membuat penasaran pembaca
No comments:
Post a Comment