Wednesday, August 24, 2016

Latihan membuat naratif di Diklat Jurnalistik Mabes Polri

Dheny, Polisi yang hobi Foto dan Taekwondo

Brigadir Polisi Dheny Yunianto Nugroho, S.H. lahir 28 tahun yang lalu di Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Anak Pertama dari 2 bersaudara dari pasangan Bapak Kompol (purn) Marsudi dan Ibu Purwantini S.Pd. dia berhasil menyelesaikan pendidikan Kepolisian di SPN Banyubiru Ambarawa Jawa Tengah Pada Juli 2007. Pada tahun 2013 berhasil menyelesaikan kuliah Strata 1 nya di Universitas Widya Mataram Yogyakarta dengan predikat Cukup memuaskan.
Suami dari Musyrifah Kurniawati, Sehari hari nya berdinas di Bid Humas Polda DIY sebagai Wartawan Tribrata News Jogja pada bagian liputan lapangan. Pada awal lulus pendidikan langsung berdinas di Dit Sabhara bagian dalmas Polda DIY selama 5 tahun. Juli 2013 mendapatkan TR untuk berdinas Di Bid humas Polda DIY sampai sekarang.
Pengalaman pendidikan umum berawal dari masuk Sekolah dasar pada tahun 1994 dan lulus pada tahun 2000. Dan langsung masuk smp serta lulus tahun 2003. Mulai masuk organisasi ketika dia kelas 1 sma pada tahun 2003, dipercaya menjadi pengurus OSIS selama 2 tahun. Tonti, karena pencapaiannya pula berhasil mengantarkan dia terpilih menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Bantul 2004.
Sambil mengingat masa lalu, dheny juga menceritakan, Gempa jogja tahun 2006 memupuskan harapan menjadi anggota Polri. Di sela-sela tes Bintara Polri, cukup membuat dia untuk mundur dari tes penerimaan. Tetapi pada akhirnya, awal tahun 2007, dengan niat tulus dan kemantapan hati, dia mendaftar lagi bintara polri dan akhirnya lulus.
Hobi fotografi juga sering digeluti pria yang berperawakan agak gemuk ini. Bahkan karena sering nya memotret, sampai lupa waktu. Pernah juga dia hunting foto dari pagi sampai pagi hanya untuk mendapatkan momen yang pas untuk mendapatkan foto landscape yang bagus. Mulai dari memotret model, bahkan sering juga di order untuk meliput acara pernikahan. Bersama teman-teman dari komunitas nya, membentuk perkumpulan fotografi. fotografi juga yang mengantar dheny masuk ke jajaran bid humas polda diy. Entah kenapa mungkin ada orang yang melihat bakat dia, atau dengan alasan humas kekurangan personel.
Di sela-sela dinasnya, dheny yang sudah mempunyai anak umur 2 tahun itu, juga mengikuti perguruan Taekwondo, sampai meraih sabuk Merah hingga sekarang. Mengajar latihan Taekwondo menjadi kegiatan yang rutin di laksanakan hingga kini di sela-sela tugasnya yang padat dalam mengabdi menjadi anggota polri.
Anak-anak pada jaman sekarang lebih rentan terhadap hal-hal yang berbau narkoba pornografi dan hal negatif lain. Untuk itulah dheny berpikir lebih baik disalurkan ke hal positif misalnya mengikuti perguruan Taekwondo. “lebih baik anak-anak disalurkan ke hal positif untuk menyelamatkan dari hal-hal negatif”. Kata dheny sebagai penutup wawancara.


NB : Latihan membuat naratif di Diklat Jurnalistik Mabes Polri
Yang penting kekuatan berita itu ada di judul. Menarik bagus dan membuat penasaran pembaca


No comments:

Post a Comment

Pembukaan Pameran Seni Kriya 2018

Kapolda D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si menghadiri pembukaan Pameran Seni Kriya 2018 "Jogja Fashion and Craft"...